ALICE'S WONDERLAND

Translate

Tampilkan postingan dengan label Myths. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Myths. Tampilkan semua postingan

Rabu, Agustus 28, 2013

Books "WHERE THE MOUNTAIN MEETS THE MOON"

Books “TEMPAT GUNUNG BERJUMPA REMBULAN”
Judul Asli : WHERE THE MOUNTAIN MEETS THE MOON
Copyright © Grace Lin, 2009 [ cover & inside illustrations by Grace Lin ]
Penerbit Atria
Alih Bahasa : Berliani M. Nugrahani
Editor : Ida Wajdi
Illustrasi : Ella Elviana
Pewajah Isi : Aniza P.
Cetakan I : November 2010 ; 268 hlm
Rate : 5 of 5

Alkisah pada jaman dahulu kala, di ujung Sungai Giok berdirilah sebuah gunung yang sangat besar dan tinggi, yang disebut sebagai Gunung Nirbuah, karena tidak ada satu pun pohon atau tanaman yang bisa tumbuh di sana, tak ada satu pun hewan atau burung-burung yang berkicau di tempat itu, yang ada hanya kering, tandus dan warna kecokelatan dimana-mana. Keadaan itu berlangsung sekian lamanya, hingga hampir semua manusia yang masih bertahan hidup, sudah melupakan masa lalu kehidupan nenek moyang yang sangat berbeda dengan kondisi yang mereka jalani saat ini. Salah satu yang senantiasa berusaha ‘mengingat’ adalah Minli – gadis cilik yang tinggal bersama kedua orangtuanya, di sebuah rumah kecil.

Sabtu, Juli 20, 2013

Books "UNHOLY NIGHT"

Books “MALAM (TAK) KUDUS”
Judul Asli : UNHOLY NIGHT          
Copyright © 2012 by Seth Grahame-Smith
Penerbit : Elex Media Komputindo
Alih Bahasa : Desy Natalia
 Editor : Alodia Yovita
Cetakan I : July 2013 ; 372 hlm
Rate : 4 of 5
“Seorang raja tidak akan selamat oleh besarnya kuasa ; seorang pahlawan tidak akan tertolong oleh besarnya kekuatan.” —Mazmur 33 : 16
[ source ]
Kisah “Malam Kudus” bukanlah sesuatu yang baru bagi diriku, karena telah diperkenalkan semenjak masa kanak-kanak, dan seiring dengan pertambahan usia, pemahaman akan makna serta pesan dibalik kisah tersebut  memberikan suatu kesan tersendiri yang cukup dalam bagi diriku. Mengenal sang penulis, Seth Grahame-Smith melalui karya terdahulunya : “Abraham Lincoln’s The Vampire Hunter” serta “Pride & Prejudice & Zombies” – sama sekali tidak memberikan kesan mendalam alih-alih justru jengkel karena ‘kreatifitasnya’ yang justru berkesan merusak makna sejarah dan penghargaan atas karya klasik yang sangat dikenal secara luas. 

Maka saat melihat bahwa buku terbarunya akan rilis, ada sejumlah keraguan yang sangat besar untuk ‘mengulangi’ pengalaman membaca karya penulis ini. Tetapi, karena diriku sudah menyatakan untuk tak akan menilai sebuah karya hanya dari penampilan luar, maka kucoba memberikan kesempatan sekali lagi untuk ‘berusaha’ menikmati karyanya. Sekaligus memuaskan rasa penasaran dirku, sejauh mana ia akan membawa kisah yang bukan saja klasik tetapi juga memiliki makna sangat dalam bagi umat manusia ...