ALICE'S WONDERLAND

Translate

Kamis, Oktober 10, 2013

Books "PLANETES"

Judul Asli : PLANETES – MEMBURU TONGKAT SILX LUMINAR
by Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie
Penerbit Laksana [ imprit Penerbit Diva Press ]
Editor : Aya Sophia
Desain Sampul : Febri | sumber : www.deviantart.com
Cetakan I : Juli 2013 ; 200 hlm ; ISBN 978-602-7933-42-2
Rate : 2 of 5

Pertama-tama, jenis novel seperti ini sebenarnya tidak bakalan kupilih sebagai bacaan, karena sudah terbayang tema serta alur kisah yang mudah ditebak, serta aneka jenis ketidak-puasan yang bakal muncul setelah selesai membacanya. Namun karena ‘panggilan-tugas’ (biar sedikit keren julukannya <(^_^)/ ...) untuk menjadi salah satu penilai lomba resensi buku ini, tentu perlu dong membaca juga agar punya gambaran lebih jelas apa isi (dan inti kisahnya).

Kesan pertama yang muncul, nama-nama karakter, tempat dan julukan yang cukup sulit di-ingat (dan dilafal secara langsung).  Sebenarnya sebuah kisah fantasi tidak harus menggunakan nama-nama ala kisah Lord of The Ring, apalagi jika periode waktunya jelas-jelas tidak pada era Middle-Earth. But, let’s move on to the main-subject : the story – dan bagaimana hasil akhir kisah ini ...

Senin, September 30, 2013

Books "UNDER THE DOME"

Books “DI BAWAH KUBAH”
Judul Asli : UNDER THE DOME
Copyright © 2009 by Stephen King
Penerbit Gramedia
Alih Bahasa : Gita Yuliani
Desain Sampul : Eduard Iwan Mangopang
Cetakan I : Agustus 2013 ; 1.104 hlm ; Chapter I – XXVI
Buku I : 576 hlm ; ISBN 978-979-22-9845-1 ; Bab I - XVII
Buku II : 528 hlm ; ISBN 978-979-22-9846-8 ; Bab XVIII - XXVI
Rate : 4 of 5

Sebelum kisah ini ditulis, dunia tidak pernah mengenal nama Chester’s Mills – sebuah kota di kawasan Maine, yang tidak terlalu kecil namun juga tak terlalu besar untuk diketahui secara luas. Intinya, ini adalah sebuah kota yang biasa-biasa saja, dengan para penghuni yang tampaknya juga biasa-biasa saja. Bahkan kisah ini dimulai dengan pemandangan yang (tampak) biasa, tepatnya pada tanggal 21 Oktober, cuaca cerah dengan matahari tengah hari bersinar terik. Dibuka dengan sebuah pesawat terbang yang meluncur dengan santai di udara dan seekor marmut dengan santai berusaha menyeberangi jalan raya.

Books "ANYA'S GHOST"

Judul Asli : ANYA’S GHOST
Copyright © 2011 by Vera Brosgol
Published by First Second [ an imprint of Roaring Brook Press ]
Cover art & illustration by Collen Af Venable
Penerbit : CV Curhat Anak Bangsa ; Muffin Graphics [ PT. Mizan Pustaka ]
Alih Bahasa : Chris Saxon
Editor : Ahmad Mahdi
Desain Sampul & Isi : Dens
Proofreader : Windy Rachma Jingga
Lay-out Sampul & Isi : Deby Saputra
Cetakan I : April 2013 ; 228 hlm
Rate : 2 of 5 (untuk edisi terjemahan) | 4 of 5 (untuk versi bahasa Inggris)

Kisah ini menggelitik rasa penasaranku semenjak awal melihat sajian ‘display’ di salah satu toko buku. Bukan saja mendapat rekomendasi khusus dari penulis sekaliber  Neil Gaiman,  Scott McCloud hingga Hope Larson, melainkan juga nominasi penghargaan Will Eisner yang prestisius untuk kategori Graphic Novel.

[ source ]
Sesuai dengan judulnya, tokoh utama dalam kisah ini gadis remaja bernama Annushka Borzakovskaya atau yang lebih memilih dipanggil Anya Brown, salah satu dari keluarga imigran Rusia yang pindah dan menetap di Amerika. Berkat perjuangan sang ibu (tidak terlihat adanya sosok ayah), Anya berhasil masuk dalam Hamilton High School – salah satu sekolah swasta yang termasuk elite, yang tentunya berisikan siswa-siswa dari kalangan kaya dan populer. Bisa ditebak Anya masuk dalam kategori mana. Ditambah dengan konflik pribadi yang berbuntut pada pertengkaran dengan sahabat karibnya Siobhan, serta ketidak-puasan dalam menghadapi kehidupan sehari-hari yang tak sesuai impiannya (cantik, langsing, berambut pirang, punya pacar keren sekaligus populer), maka suatu hari Anya memutuskan ‘bolos’ sekolah yang mencari tempat menyepi jauh dari siapa pun juga.

Selasa, September 17, 2013

Books "THE BOOK OF TOMORROW"

Books “BUKU ESOK HARI”
Judul Asli : THE BOOK OF TOMORROW
Copyright © by Cecelia Ahern 2009
Penerbit Gramedia Pustaka Utama
Alih Bahasa : Nurkinanti Laraskusuma
Desain Sampul : eMTe
Cetakan I :  Juli 2013 ; 480 hlm ; GM 402 01 13 0098
Rate : 4 of 5
~ Re-Blogged from My Little Garden of Story ~

“Kisah ini jenis yang mengharuskan beberapa orang mengenyahkan ketidakpercayaan mereka. Sebagian manusia dilahirkan dengan pikiran telah terbuka ; ibarat kuncup-kuncup bunga mungil, dirawat hingga perlahan kelopak-kelopaknya mengembang terbuka dan siap disuapi oleh sifat paling alami kehidupan. Tapi ada juga mereka yang pikirannya hanya seperti rangkaian tangkai bunga, yang menumbuhkan kuncup saat menerima informasi baru – satu kuncup untuk satu fakta baru – tapi kuncup-kuncup itu tidak pernah membuka, tidak pernah berkembang. Mereka adalah orang-orang dengan huruf kapital dan titik, tapi tidak pernah tanda tanya dan elipsis ...” [ ~ The Book of Tomorrow | p. 9 – 10 ]
Pembukaan pada awal paragraf kisah ini mencerminkan apa yang hendak disampaikan oleh sang penulis, dan untuk menyesuaikan dan memahami pesan-pesan yang hendak disampaikan, maka kusempatkan untuk ‘membuka-pikiran’ dalam menelaah sekaligus menikmati perjalanan sebuah kisah yang tak pelak akan melambungkan daya imajinasi serta pemahaman akan nilai-nilai kehidupan. Dituturkan dengan cara yang memikat, perpaduan antara manisnya sebuah romansa, pahitnya pengkhianatan serta misteri akan skandal yang disembunyikan selama bertahun-tahun, menjalin kisah yang absurb, unik dan aneh, namun mengandung kesan serta keindahan tersendiri, menyentuh hingga akhir ....

Rabu, September 11, 2013

Books "THE OCEAN AT THE END OF THE LANE"

Books “SAMUDRA DI UJUNG JALAN SETAPAK”
Judul Asli : THE OCEAN AT THE END OF THE LANE
Copyright © 2013 by Neil Gaiman
Penerbit Gramedia Pustaka Utama
Alih Bahasa : Tanti Lesmana
Desain Sampul : Eduard Iwan Mangopang
Cetakan I : Juli 2013 ; 264 hlm ; GM 402 0113 0093
Rate : 4 of 5
“Sejauh mana kebenaran akan suatu hal yang kauingat? Barangkali benar, bisa jadi salah. Kurang-lebih. Beda-beda orang, beda-beda ingatannya ; tidak ada dua orang yang mengingat hal-hal yang sama persis, entah mereka mengalaminya atau tidak. Walaupun dua orang berdiri bersebelahan, ingatan mereka bisa berpulau-pulau jauhnya.” [ ~ The Ocean at the End of the Lane | p. 250 ]
Ada yang pernah mengatakan bahwa ingatan manusia awalnya bagaikan sebuah jaring laba-laba, yang dijalin dengan rapi dan teliti, mulai dari lingkaran terkecil hingga semakin lama semakin melebar dan meluas. Hingga muncul ‘gangguan’ berupa pendatang asing yang terjebak-terperangkap hingga tergulung dan menjadi kesatuan baru pada jalinan tersebut. Pemandangan yang awalnya tampak simetris, indah serta rapi, mulai menampakkan ‘bercak-bercak’ dari serangkaian gulungan pendatang-pendatang asing tersebut. Dan bentuk awal telah berubah menyesuaikan proses yang telah berjalan. Hingga waktunya untuk kembali ‘memintal’ jaring-jaring yang baru, sesuai tempat dan kondisi yang dihadapi.

Rabu, Agustus 28, 2013

Books "WHERE THE MOUNTAIN MEETS THE MOON"

Books “TEMPAT GUNUNG BERJUMPA REMBULAN”
Judul Asli : WHERE THE MOUNTAIN MEETS THE MOON
Copyright © Grace Lin, 2009 [ cover & inside illustrations by Grace Lin ]
Penerbit Atria
Alih Bahasa : Berliani M. Nugrahani
Editor : Ida Wajdi
Illustrasi : Ella Elviana
Pewajah Isi : Aniza P.
Cetakan I : November 2010 ; 268 hlm
Rate : 5 of 5

Alkisah pada jaman dahulu kala, di ujung Sungai Giok berdirilah sebuah gunung yang sangat besar dan tinggi, yang disebut sebagai Gunung Nirbuah, karena tidak ada satu pun pohon atau tanaman yang bisa tumbuh di sana, tak ada satu pun hewan atau burung-burung yang berkicau di tempat itu, yang ada hanya kering, tandus dan warna kecokelatan dimana-mana. Keadaan itu berlangsung sekian lamanya, hingga hampir semua manusia yang masih bertahan hidup, sudah melupakan masa lalu kehidupan nenek moyang yang sangat berbeda dengan kondisi yang mereka jalani saat ini. Salah satu yang senantiasa berusaha ‘mengingat’ adalah Minli – gadis cilik yang tinggal bersama kedua orangtuanya, di sebuah rumah kecil.