ALICE'S WONDERLAND

Translate

Sabtu, Januari 05, 2008

Books "THE FIREWORK-MAKER'S DAUGHTER"

[ source ]
Books "Putri Si Pembuat Kembang Api"
Judul Asli : THE FIREWORK-MAKER'S DAUGHTER
Copyright 1995 by Philip Pullman
Illustration inside by John Lawrence

Cover/Illustrations copyright 2004 by Peter Bailey
Winner of Gold Medal Smarties Prize Award 
Alih Bahasa : Poppy Damayanti Chusfani
Penerbit Gramedia Pustaka Utama
Cetakan I : Oktober 2007 | 144 hlm , 20 cm
Rate : 4 of 5


[ source ]
Disuatu negeri yang terletak sebelah timur hutan belantara dan sebelah selatan pegunungan, hiduplah seorang pembuat kembang api bernama Lalchand beserta putrinya Lila.

Lila mempunyai seorang sahabat bernama Chulak-pelayan pribadi Hamlet, seekor gajah putih keramat milik Sang Raja penguasa negeri tersebut. Hamlet sangat istimewa karena Sang Raja menghendakinya harus selalu diberikan selimut sutra putih (yang sangat lebar krn tubuh Hamlet yang besar), diberi makan Turkish Delight rasa mangga (butuh berton-ton banyaknya) dan gadingnya harus dibungkus dengan daun emas setiap pagi.

Sejak kecil Lila terbiasa dengan percikkan api, mendengar desisan, letupan bubuk mesiu dan beranjak dewasa ia pun mulai belajar bagaimana membuat kembang api, bahkan menciptakan beberapa kreasi baru yang laris dijual, seperti Setan Jumpalitan atau Koin Kelap Kelip. Dalam sepanjang hidupnya, hanya satu keinginan Lila yaitu menjadi seorang pembuat kembang api seperti ayahnya. Namun bagaimana hal tersebut dapat terlaksana jika justru Lalchand tidak menyetujui keinginan Lila, bahkan tidak mau memberi tahu rahasia terbesar kunci menjadi seorang pembuat kembang api yang baik.

Lila tidak mudah menyerah, melalui tipu muslihat, ia berhasil mengetahui bahwa syarat utama seorang pembuat kembang api yang baik harus memiliki Sulfur Bangsawan yang berada di Gua Razvani-tempat tinggal Sang Angkara Api yang terletak di jantung Gunung Merapi.

Mulailah perjalanan Lila seorang diri penuh tekad (tanpa meminta ijin Lalchand tentunya) menuju pegunungan Merapi yang sangat berbahaya dan penuh resiko. Mulai dari bertemu perompak sungai, macan buas, serta pegunungan yang terjal dan tinggi. Tanpa diketahuinya bahwa dibutuhkan syarat tambahan yaitu seguci air ajaib dari Danau Zamrud guna melindungi dirinya saat memasuki Gua Razvani serta 3 bekal yang harus digunakan sebagai alat penukar atau nyawanya akan melayang.

Dengan menggunakan latar belakang lokasi di Asia (dari illustrasi dan cerita seperti berlokasi di Thailand) yang kaya dengan aneka budaya serta kepercayaan, lewat cerita yang terkesan sederhana namun bermakna dalam. Penulis memberikan suatu pembelajaran tanpa berkesan menggurui, bahwa untuk mencapai suatu Impian dibutuhkan kombinasi :
+ Bakat (sesuatu yang telah ada dalam diri setiap mahluk hidup)
+ Kemauan keras serta keuletan (seperti saat Lila mendaki gunung)
+ Lingkungan pendukung (dalam kasus Lila, dukungan dari Chulak dan Hamlet yang bersedia datang membantu mewujudkan Impian Lila)
+ Cinta / hasrat akan apapun yang dilakukan agar mendapat hasil yang maksimal.

Walau buku ini termasuk tipis, tapi benar-benar menghibur dan kocak (misalnya tokoh Rambashi yang jatuh-bangun mewujudkan kehidupan yang lebih baik), tapi dengan sentilan-sentilan halus kita dapat ber-refleksi dalam menjalani kehidupan sehari-hari terlihat sulit.........semua itu adalah Ilusi belaka....lihatlah kenyataan yang sebenarnya lewat mata hati masing-masing.

Best Regards, 
* Hobby Buku * 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar